Tampilkan postingan dengan label Gunung Mas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Mas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juli 2011

232 CPNS Akan Ikuti Prajabatan

KUALA KURUN - Sebanyak 232 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil seleksi tahun 2010 di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) akan mengikuti prajabatan khusus bagi golongan I dan II yang akan dilaksanakan pembukaannya di Gedung Damang Batu pada Senin (4/7).

Minggu, 06 Februari 2011

UN di Gumas akan Diikuti 2.124 Siswa

KUALA KURUN – Ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 di wilayah Kabupaten Gunung Mas akan diikuti oleh 2.124 orang siswa. Mereka terdiri atas 1.563 orang tingkat SMP, 670 orang tingkat SMA, 79 orang tingkat SMK.
Kepala Dinas Pendidikan Gunung Mas, Isaskar, mengatakan kini seluruh sekolah mulai mempersiapkan para peserta didiknya menghadapi pelaksanaan UN tahun ini. Dengan harapan seluruh peserta didiknya dapat berhasil lulus.

Kamis, 20 Mei 2010

Massa Pendukung Teras-Diran Mulai Berdatangan

KUALA KURUN,PPOST
Kampanye perdana poasangan Calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang dan H Achmad Diran, di wilayah Kabupaten Gunung Mas, dipastikan meriah.Sebab, selain mendatangkan pedangdut ibukota Dewi Persik serta sejumlah artis lokal Kalteng, kampanye tersebut akan dihadiri ribuan massa pendukung pasangan nomor urut 2 tersebut. Massa pendukung Teras-Diran kini sudah mulai berdatangan ke Kuala Kurun dari berbagai pelosok Gunung Mas.
Koordinator penggalangan massa tim Teras-Diran, Guntur, mengatakan untuk penggalangan massa ini sudah dilakukan dengan cara undangan ke semua PAC dan Anak Ranting di seluruh wilayah Gumas. Bahkan untuk Kuala Kurun dan sekitarnya telah disampaikan melalui radio lokal yang ada di Kota Kuala Kurun.
“Mulai hari ini massa dari berbagi daerah di wilayah Gumas sudah berdatangan terutama dari yang jarak tempuhnya jauh. Sedangkan wilayah yang jarak tempuhnya dekat tentu akan datang pada saat berlangsung kampanye besok (hari ini.red). Massa akan dihibur oleh Dewi Persik dan artis lokal lainnya,” ucapnya, Rabu (19/5).
Menurut Guntur, kampanye tersebut akan diisi dengan orasi politik dari juru kampanye sekaligus calon Gubernur Agustin Teras Narang. Pada kampanye perdana ini yang sangat menarik adalah bahwa pasangan Teras-Diran sebelum masuk Kota Kuala Kurun akan disambut dengan palaluhan yang telah disediakan oleh panitia di Kurun Seberang. Selanjutnya pasangan ini akan menaiki palaluhan untuk menyebarang ke Kota Kuala Kurun dan disambut dengan acara potong pantan.nth

Rabu, 19 Mei 2010

Dewi Persik Bakal Meriahkan Kampanye Teras-Diran

KUALA KURUN,PPOST
Kampanye akbar pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dan H Ahmad Diran akan diawali dari wilayah Kabupaten Gunung Mas. Dalam kampanye akbar tersebut rencananya akan dimeriahkan penyanyi dangut ibukota, Dewi Persik. Kini, seluruh pengurus DPC PDIP serta tim kampanye mulai sibuk memersiapkan kampanye sekaligus kedatangan Dewi Persik yang akan didampingi artis lokal asal, Lantejul dan beberapa artis lokal lainnya.
Ketua Panitia Kampanye Teras-Diran, Arthon S Dohong, mengatakan dalam menghadapi kampanye akbar pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah nomor urut 2 yang dilaksanakan 20 Mei nanti, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan. Antara lain pemasangan bendera partai dan bendera pasangan calon, baleho serta spanduk yang dimulai sejak 17 Mei. Sementara atribut lain juga telah dipersiapan seperti baju serta yang lainnya.
“Untuk hiburan pada kampanye ini, panitia telah menyiapkan artis ibukota, Dewi Persik dan artis lokal Kalteng, Lantejul dan kawan-kawan yang nantinya akan menghibur warga Kuala Kurun. Selain itu pada acara kampanye ini nanti juga akan diadakan acara adat potong pantan serta palaluhan yang sekarang sudah disiapkan oleh masing-masing seksi yang membidangi bidangnya,” ungkap Arthon, Selasa (18/5).
Ia menegaskan, keberhasilan kampanye perdana ini merupakan tolok ukur untuk putaran-putaran kampanye selanjutnya dan juga merupakan motivasi serta rangsangan kepada rekan-rekan tim kampanye di kabupaten lain. Sedangkan untuk jumlah massa yang akan hadir diperkirakan sekitar 10 ribu orang.
“Kami menyiapkan empat orang juru kampanye, Hambit Bintih selaku ketua tim kampanye Gumas, HM Mawardi sebagai Ketua Tim Kampanye Provinsi, R Atu Narang dan Calon Gubernur Agustin Teras Narang,” jelasnya.nth

KUALA KURUN,PPOST
Hambit Buka Festival Tandak Intan Kaharingan
Bupati Gunung Mas Hambit Bintih membuka secara resmi pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) III tingkat Kabupaten Gunung Mas di Gedung Damang Batu. FTIK itu akan berlangsung dari 16-19 Mei yang diikuti 11 kecamatan se-Gunung Mas.Ketua panitia pelaksana Arthon S Dohong melaporkan, FTIK III tingkat Kabupaten Gumas mengangkat tema “FTIK III meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai wujud pemahaman ajaran Penyang Hinje Simpei Paturung Humba Tamburak”. Sedangkan sub tema “Melalui FTIK III kita wujudkan Hapakat Manggatang Utus untuk mencapai kedamaian dan kesejahteraan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau”.
Menurut Arthon yang juga Wakil Bupati Gunung Mas tersebut, FTIK kali ini memertandingkan lima kategori lomba, diantaranya lomba pembacaan kitab suci Panaturan, lomba manandak/kidung suci, lomba kandayu/kidung rohani, lomba menyampaikan pandehen/siraman rohani dan lomba cerdas cermat beregu.
“Peserta FTIK berasal dari 11 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Gumas dengan jumlah keseluruhan peserta 688 orang,” ujar Arthon.
Sementara itu Bupati Gunung Mas Hambit Bintih mengatakan, pelaksanaan FTIK merupakan kegiatan keagamaan yang harus kita junjung tinggi sebagai perwujudan akan pemahaman dari keyakinan pemeluk agama terhadap agama yang dianut. Melalui peranan kehidupan umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Gunung Mas diharapkan dapat dijadikan bagian yang memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan nasional di Kalteng umumnya dan di Kabupaten Gunung Mas khususnya.
Hambit juga berpesan kepada seluruh peserta FTIK agar bersama-sama menjaga kebersamaan antar umat beragama apalagi seiman, karena dengan tanpa saling pengertian, maka tujuan yang dicapai sulit untuk diraih, baik pembangunan mental maupun pembangunan fisik, khususnya di daerah setempat.
Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Hambit Bintih didampingi unsur Muspida, Ketua DPRD, Ketua Panitia, Ketua TP PKK dan Ketua GOW memukul gong sebanyak tujuh kali tanda dimulainya FTIK III tingkat Kabupaten Gumas.
Sementara itu berkaitan dengan permasalahan pemindahan lokasi penyelenggaraan FTIK dari GPU Tampung Penyang ke GPU Damang Batu, Ketua Majelis Hindu Kaharingan, Kali, menegaskan, pihaknya bukan bermasalah dengan Pemda setempat. Pihaknya hanya mengharapkan kepada pengelola Gedung Pertemuan Umum (GPU) di Kuala Kurun agar selektif dalam menyewakan gedung, harus dengan jadwal.
“Sebetulnya tidak ada yang kecewa. Umat Kaharingan Gunung Mas tidak pernah kecewa dengan Pemkab. Justru umat Kaharingan sangat berterima kasih kepada Pemkab Gumas yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan FTIK tingkat kabupaten ini sehingga sekarang berjalan lancar,” ujarnya.
Saya selaku Ketua Majelis Hindu Kaharingan Gumas hanya menyarankan kepada pengelola GPU di Kuala Kurun upaya dalam meminjamkan gedung harus secara selektif dalam mengatur jadwal, sehingga tidak terjadi benturan waktu antara satu kegiatan dengan kegiatan yang lain seperti yang terjadi sekarang. Namun kami tetap bersyukur kepada pengelola gedung cepat mengambil langkah untuk FTIK dilaksanakan di GPU Damang Batu, tandas Kali.nth

Senin, 17 Mei 2010

PKK – Dinkes dan BPMPDP-KB Gelar Pengobatan Gratis

KUALA KURUN,PPOSTDalam rangka menyambut Hari Lanjut Usia dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2010, Tim Penggerak PKK Kabupaten Gunung Mas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (PMPDP-KB), menggelar pelayanan kesehatan dan KB gratis kepada warga Desa Sei Antai, Kecamatan Rungan Hulu.
Ketua Tim Penggerak PKK Gunung Mas, Ny Rosiati Hambit Bintih mengatakan, pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup pemberian imunisasi campak, penimbangan balita dan pengobatan para lanjut usia. Sedangkan pelayanan KB meliputi pemasangan implan kepada ibu-ibu muda yang masih sangat produktif untuk melahirkan.
Ditambahkannya, selain kegiatan pelayanan kesehatan dan KB gratis, pihaknya juga memberikan pelatihan ketrampilan secara kilat kepada ibu-ibu rumah tangga untuk merangkai bunga. Tak hanya itu, juga dilaksanakan pelatihan kilat cara menata rambut dengan sederhana.
Kegiatan ini disambut antusias warga setempat. Saat kegiatan berlangsung, hampir semua warga desa itu, terutama ibu-ibu dan lansia yang hadir, memanfaatkan momentum itu untuk memeriksakan kesehatannya. Apalagi dalam pemeriksaan kesehatan melibatkan sejumlah dokter dari kecamatan, kabupaten bahkan dari provinsi yang bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat terpencil ini.
Ny Rosiati berharap kegiatan pelayanan ini dapat membantu warga dalam hal kesehatan, karena yang dikunjungi adalah salah satu desa terpencil dan kegiatan ini berkelanjutan dan tetap akan memilih desa yang terpencil dan jauh dari Puskesmas.nth

Umat Kaharingan Kecewa dengan Pemda

KUALA KURUN,PPOSTUmat Hindu Kaharingan yang ada di wilayah Kabupaten Gunung Mas mengaku cukup kecewa dengan pemerintah daerah setempat. Pasalnya, mereka telah mendapatkan perlakukan yang kurang baik.
Kekecewaan itu dipicu oleh peristiwa dipindahkannya lokasi pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) tingkat Kabupaten Gunung Mas beberapa waktu lalu. FTIK sedianya dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tampung Penyang, namun kemudian ‘digeser’ ke GPU Damang Batu. Padahal, di lokasi GPU Tampung Penyang sudah terpasang baleho ukuran raksasa sebagai petunjuk sekaligus memeriahkan berlangsungnya acara.
Ketua Majelis Hindu Kaharingan Gunung Mas, Kali, mengatakan sesuai aturan pihaknya telah menyampaikan permohonan kepada pihak instansi terkait yang menangani masalah penggunaan gedung pemerintah perihal rencana penggunaan GPU Tampung Penyang sebagai tempat pelaksanaan FTIK tingkat kabupaten. Namun, setelah baleho sudah dibuat dan dipasang serta undangan telah disebar, tiba-tiba ada komplain dari pihak lain yang harus menggunakan gedung yang sama. Akibatnya, pihak panitia pelaksana FTIK terpaksa membongkar lagi baleho yang sudah dipasang dan meralat isi undangan karena dipindah ke gedung lain, yakni GPU Damang Batu yang lokasinya jauh dari jangkauan masyarakat.
“Dengan adanya komplain tersebut, panitia pelaksana terpaksa memindahkan lokasi kegiatan, walaupun dengan berat hati,” ujar Kali, kemarin.
Kali mengatakan, peristiwa ‘penggeseran’ lokasi pelaksanaan FTIK tingkat kabupaten akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi pihaknya. Ternyata, kegiatan keagamaan tidak mendapat perhatian yang memadai dari pemerintah daerah setempat. Karena terbukti dikalahkan oleh kegiatan yang bersifat personal.
Ia berharap institusi yang menangani masalah gedung agar dapat bekerja lebih profesional lagi. Jangan asal oke sementara tidak punya kepastian. Untuk diketahui, pelaksanaan FTIK tingkat Kabupaten Gumas diikuti oleh 11 kecamatan yang ada di wilayah Gumas dan dibuka Bupati Gumas Hambit Bintih.nth

Jumat, 19 Maret 2010

PNS Jangan Ikut Berpolitik


KUALA KURUN, PPOST
Bupati Gunung Mas Hambit Bintih dengan tegas meminta para Pegawai Ngeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten Gumas tak terlibat politik praktis.
“Jangan coba-coba ikut berpolitik, baik langsung maupun tidak langsung, terutama menghadapi pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2010 ini,” tegas Hambit, kemaren.
Hal yang sama kembali dipertegas Hambit pada acara apel gabungan yang diikuti oleh seluruh kalangan PNS yang digelar tanggal 17 Maret 2010 di halaman Kantor Bupati Gumas. Hambit yang bertindak sebagai inspektur upacara, saat itu menegakan, kalau ada diantara PNS yang ketahuan dan terbukti ikut berpolitik, ia tidak segan-segan memberikan sanksi yang seberat-beratnya.
Sanksi bisa berupa pemberhentian sebagai PNS kepada yang bersangkutan. Sebab, peraturan perundang-undangan yang berlaku sudah jelas dan tegas melarang PNS terlibat politik praktis.
Hadir dalam apel gabungan itu Wakil Bupati Arton S Dohong, Sekretaris Daerah Kamiar dan seluruh pimpinan SKPD yang ada di Kabupaten Gunung Mas.grd

Demam Berdarah Masih Mengancam

KUALA KURUN, PPOST
Demam berdarah di wilayah Kabupaten Gunung Mas masih mengancam masyarakat setempat. Peningkatan kasus demam berdarah tetap mengancam terutama bila upaya masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menurun. Apalagi musim hujan diperkirakan baru akan berakhir sekitar bulan April nanti.
Menurut Plh Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK), Dinas Kesehatan Gumas, Hengki Panto, kasus demam berdarah di wilayah Kabupaten Gunung Mas terus mengganas. Sejak awal Januari hingga minggu ketiga Februari 2010, lima warga setempat telah menjadi korban keganasan penyakit mematikan tersebut. “Pihak Dinas Kesehatan pada Januari yang lalu telah melakukan penyemprotan, namun pada Februari kembali ada kasus lagi,” ungkap Hengki.
Untuk itu, Hengki mengimbau peran serta masyarakat untuk tetap aktif melakukan PSN agar nyamuk tidak punya tempat berkembang biak. Fogging massal tidak bisa dilakukan terus menerus karena justru akan menyebabkan kekebalan nyamuk terhadap racun fogging. Kalau tetap dilakukan akan menimbulkan bencana di masa yang akan datang karena nyamuk tidak akan mati lagi bila di-fogging dan kasus demam berdarah tidak terkendali.nth

Senin, 15 Maret 2010

Siswa Berenang ke Sekolah


KUALA KURUN, PPOST
Sejumlah wilayah Kabupaten Gunung Mas kembali direndam banjir. Hal ini menyusul masih tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah kabupaten setempat sehingga membuat Sungai Kahayan kembali meluap.
Salah satu wilayah yang paling parah dilanda banjir adalah Kelurahan Tampang Tumbang Anjir. Pada beberapa titik ketinggian permukaan air bahkan melampauai pinggang orang dewasa, bahkan setinggi 1,5 meter. Sejumlah rumah berkontruksi kayu dengan model panggung bahkan mulai terendam dalam beberapa hari terakhir.
Akibat banjir tersebut, menurut sejumlah warga Gumas, cukup menyulitkan. Warga terhambat dalam melakukan aktivitas sehari-hari lantaran akses jalan mereka terendam air yang cukup tinggi. “Terpaksa pakai jukung (perahu.red) untuk berangkat ke tempat kerja,” keluh salah seorang warga Tampang Tumbang Anjir, kemaren.
Yang paling miris, anak sekolah terpaksa berbasahan karena harus berenang untuk berangkat menuju sekolahnya. Salah seorang siswa SMPN 4 Kurun mengaku banjir yang merenam ruas jalan menuju ke sekolahnya tahun ini termasuk yang terparah. Sebab, ketinggian air melebihi pinggangnya. Padahal, dahulu banjir yang terjadi paling tinggi selutut siswa SMP. Ia menduga semakin parahnya banjir yang melanda lantaran praktik penebangan pohon yang terjadi di wilayah itu, sehingga daerah resapan air menjadi berkurang. Di satu sisi intensitas curah hujan tak kalah tinggi.
“Otomatis saja kalau pepohonan makin berkurang maka daerah resapan air makin menurun, sehingga banjir tak terelakkan lagi,” keluhnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten setempat segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku penebangan pohon. Sebab, ulah mereka sangat merugikan masyarakat. Tak hanya banjir yang akan terjadi, tapi juga bencana lain seperti tanah longsong dan lain-lain. “Pemkab harus cepat mengambil tindakan antisipasi untuk menyelamatkan Gumas. Kalau tidak, kondisi Gumas sekamin parah dan permukaan air banjir pada tahun-tahun mendatang akan semakin tinggi,” tukasnya.
Kepala SMPN 4 Kurun, Lewiatie, membenarkan banjir yang melanda ruas jalan menuju sekolahnya. Kata Lewiatie, musibah banjir itu membuat kegiatan belajar mengajar di SMPN 4 Kurun menjadi terganggu. Sejumlah guru dan siswa banyak yang tidak turun karena tidak ada jalan alternatif lain menuju. Sejumlah siswa yang turun ke sekolah harus membawa pakaian ganti karena harus melewati ruas jalan yang banjir sepanjang sekitar 200 meter.
“Ada jalan alternatif lain, namun harus melanggar aturan sebab melewati bandara dengan menerobos pagar kawat berduri yang dibuat oleh pihak bandara. Itu hanya dengan cara sembunyi-sembunyi. Sebab, bila dilihat oleh pihak bandara maka tidak akan dizinkan dan untuk sekarang ini kita hanya menunggu sampai banjir surut atau dengan memaksa diri walaupun sekolah harus terlambat dari waktu biasa,” ungkap Lewiatie.
Ia berharap Pemerintah Daerah setempat melalui dinas terkait untuk dapat membantu dalam mengatasi masalah ruas jalan yang terendam banjir ini dengan memberikan timbunan sekitar 1,5 meter. Sebab, banjir terjadi tiap tahun dalam waktu yang relatif lama.
Siswa di SMPN 4 Kurun sendiri berjumlah 90 orang dengan tenaga pengajar 15 orang guru dan untuk setiap tahunnya jumlah siswa ini selalu bertambah sehingga dengan keadaan sekarang tentu sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Daerah.nth

Jumat, 05 Maret 2010

Bupati Lantik Dua Kades


KUALA KURUN, PPOST
Bupati Gunung Mas Hambit Bintih melantik dua Kepala Desa (Kades), yaitu Kades Sumur Mas Lukas dan Kades Sandung Tambun Itar. Acara pelantikan dilaksanakan di Desa Sumur Mas. Acara itu dihadiri Wakil Bupati Gumas Arthon S Dohong, Kapolres AKBP Yus Fadillah, Ketua DPRD Lily Rusnikasih dan Wakil Ketua serta beberapa anggota DPRD dan Kepala SKPD, Kamis (4/3).
Hambit menyebut, pemilihan Kades Sumur Mas dan Kades Sandung Tambun telah dalah melalui proses demokrasi yang langsung dilakukan oleh masyarakat desa itu sendiri. Kendati beda pilihan, Hambit meminta masyaakat desa setempat menghormati pilihan mayoritas masyarakat dan mendukung segala program dan kebijakan yang akan djalankan.
“Mari kita besama-sama membantu program dan kebijakan Kades yang baru ini. Jangan sampa perbedaan yang sempat terjadi menjadi pemiu perpecahan antar sesama dan menghambat penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan dan pembinaan masyarakat desa,” ajak Hambit.
Ia juga berpesan kepada Kades yang merupakan penggerak atau dinamisator pemerintah desa perlu memersiapkan dan membekali diri dengan kemampuan, pengetahuan serta wawasan, sehingga mampu memenuhi tuntutan reformasi dibidang Pemerintahan. Terkait dengan program Alokasi Dana Desa (ADD) perlu dijelaskan, program ini adalah merupakan program prioritas dengan tujuan untuk memercepat kemajuan pembangunan di desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan desa tertinggal dari tahun ke tahun akan berkurang.
Untuk Desa Sumur Mas dan Desa Sandung Tambun pada tahun 2010 merupakan dua desa yang menerima ADD, sehingga diimbau agar segera membuat rencana program kegiatan pembangunan desanya tahun anggaran 2010 dan koordinasikan dengan Kades sebelumnya, sehingga program tersebut berlanjut.
Hambit menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kades Sumur Mas, Rusmawan Jader dan Kades Sandung Tambun Dewi I Timbung yang telah habis masa jabatannya untuk membantu Pemerintah Daerah memimpin desanya masing-masing. Ia juga mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada kedua Kades yang baru.nth

Bupati Tinjau Pembangunan Gereja Tewah


KUALA KURUN, PPOST
Bupati Gunung Mas Hambit Bintih didampingi unsur Mupida, meninjau pelaksanaan pembangunan Gereja Induk Jemaat GKE Tewah. Pembangunan gereja yang menelan dana sekitar Rp1 miliar tersebut kini telah berjalan sekitar 75 persen.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Tasa Torang, mengatakan pembangunan gereja ini sudah tiga kali berganti panitia pembangunan. Dan selama kepanitiaan yang ketiga ini sudah menelan biaya kurang lebih Rp750 juta ditambah dengan dua kepanitiaan sebelumnya sehingga diperkirakan kuran lebih Rp1 miliar.
“Biaya Rp1 miliar tersebut hanya mencapai 75 persen pelaksanaan pekerjaan dan masih belum penyelesaian secara keseluruhan, karena gereja ini berukuran ruang utamanya 40x20 meter,” ucapnya.
Camat Tewah tersebut menegaskan, pembangunan gereja ini diperuntukkan sebagai tempat pelaksanaan Pesparawi tingkat Kabupaten Gumas yang ditunda pelaksanaannya dari tanggal 26 Maret 2010 menjadi tanggal 14 April 2010 mendatang. “Tapi kami memerkirakan waktu pelaksanaan Pesparawi nanti lantai keramik belum dapat terpasang,” ucapnya.
Bupati dan rombongan ketika meninjau gereja tersebut, yang rangka atasnya telah sebagian terpasang, sempat berdialog dengan tukang untuk menanyakan apakah pada bulan April nanti gereja ini akan dapat digunakan sebagai pusat pelaksanaan Pesparawi tingkat Kabupaten Gumas. Para pekerja hanya menjawab akan mengupayakan semampu mungkin.nth

Kamis, 04 Maret 2010

Warta Toto Keberatan Dakwaan JPU

PALANGKA RAYA, PPOST
Sidang perdana pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Warta Toto Asi di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (3/3), diwarnai keberatan terdakwa. Keberatan terdakwa dilontarkannya karena apa yang didakwakan terhadap dirinya adalah tidak benar.
Warta Toto yang didampingi penasehat hukumnya, HM Priyo Oetomo, mengatakan kepada Majelis Hakim yang dipimpin Kusriyanto, S Radiantoro dan Saidin Bagariang serta Panitera Pengganti Samlawy mengatakan, penangkapan yang tidak dilengkapi surat dan dokumen itu tidak benar. Dalam dakwaan yang dibacakan JPU Datman Ketaren mengatakan, Warta Toto Asi yang berprofesi sebagai sopir truk tertangkap pada 3 November 2009 sekitar jam 13.30 Wib di Jalan Kurun – Palangka Raya, Desa Petak Bahandang, Gunung Mas, didakwa melakukan tindak pidana membawa kayu yang diduga ilegal.
Dirinya dituntut melanggar Pasal 78 ayat (5) dan (7) juncto Pasal 50 ayat (3) huruf f dan h Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan sebagaimana dirubah dan ditambahkan dalam UU RI Nomor 19 Tahun 2004, dengan alasan membawa kayu secara ilegal tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Siapkan Eksepsi
Sementara Penasehat Hukum terdakwa, HM Priyo Oetomo akan memersiapkan apa yang nantinya akan diajukan dalam eksepsi pada persidangan Senin pekan depan untuk membuktikan apa yang telah terjadi sebenarnya. Diantara yang akan menjadi bahan eksepsi adalah mengenai penahanan yang berlebihan, dan mengenai kayu yang menjadi muatan adalah sah.
“Karena intinya dari perkara ini adalah penangkapan yang dilakukan tanpa dokumen dan surat-menyurat yang tidak lengkap. Maka terdakwa mengajukan keberatan (eksepsi), sebab ketika dicegat polisi, semua kelengkapan termasuk angkutannya mempunyai dokumen,” ujar Priyo Oetomo, usai persidangan.
Lanjutnya, sesuai Permenhut Tahun 2003 dengan cukup dengan keterangan dari riwayat kayu tersebut oleh perangkat desa dan kuncinya dari Dinas Kehutanan yang mengeluarkan dokumen bahwa kayu tersebut sudah mempunyai SK.asr

Rabu, 03 Maret 2010

Pengadilan Tolak Praperadilan Warta Toto

PALANGKA RAYA, PPOST
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya yang dipimpin oleh hakim tunggal Saidin Bagariang SH akhirnya mengeluarkan putusan untuk menolak seluruhnya dan menghentikan praperadilan yang diminta pemohon Warta Toto Asi, pada sidang praperadilan di PN Palangka Raya, Selasa (2/3).
Selain itu, Majelis Hakim menyatakan penangkapan dan penahanan terhadap pemohon Warta Toto Asi oleh termohon Kapolres Gunung Mas adalah sah sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal ini tentunya membawa kekecewaan bagi pemohon yang memberi kuasa kepada istri pemohon Kariawati yang mengharapkan keadilan karena penangkapan tersebut.
Namun dikatakan Majelis Hakim, dalam kasus ini hakim praperadilan tidak berwenang dengan tindak pidana yang disangkakan kepada pemohon sesuai dengan Pasal 77 KUHAP, yakni apakah sah atau tidak sah atau barang bukti kayu tersebut ada hubungannya dengan tindak pidana yang disangkakan yang memeriksa, bukan kewenangan hakim praperadilan.
“Hakim praperadilan itu hanya memeriksa dan mengadili sesuai dengan pasal 77 KUHAP sahnya penangkapan, atau tidak sahnya penahanan penghentian penyidikan dan penghentian penuntutan itu menjadi kewenangan hakim praperadilan,” ujar Saidin Bagariang SH yang didampingi PP Resiwati SH.
Tetapi apakah barang bukti kayu tersebut yang diangkut oleh sopir (Warta Toto Asi) ada hubungannya dengan tindak pidana yang disangkakan, itu menjadi nantinya diperiksa dalam materi pokok perkara, tambahnya.
Dengan pokok permasalahannya apakah kayu yang diangkut sudah sesuai dengan dokumen atau sesuai dengan surat. Untuk menentukan ini harus membutuhkan dinas terkait yang mengeluarkan surat atau dokumen tersebut untuk dibuktikan di persidangan.
Selain itu, kata Saidin, pada persidangan untuk perkara praperadilan, bahwa hukum bukan sekedar pengertian, apalagi pengertian normative, karena hukum harus diuji dengan tujuan umum dan manfaatnya.
Pembatasan upaya hukum praperadilan harus diterobos apabila lebih digunakan untuk menghambat proses peradilan. “Kita harus melihat tujuan umum dan manfaatnya, karena jangan sampai upaya praperadilan hanya untuk mengahmbat proses peradilan,” ungkapnya.
Putusan ini disambut baik oleh kuasa hukum termohon AKP Ribut Suryo Asmoro SH dan AKP F Sukarinaldo SH. Walaupun tidak memberikan komentar, namun dari raut wajah, terpancar senyum menyambut putusan yang dikeluarkan Majelis Hakim.asr

Kamis, 25 Februari 2010

Listrik Gunung Mas Sempat Padam Total


KUALA KURUN, PPOST
Krisis energi listrik di wilayah Kabupaten Gunung Mas terus berlanjut dan cenderung semakin parah. Kemaren (24/2), sekitar pukul 03.00 dini hari, listrik di wilayah itu padam total. Tidak tanggung-tanggung, pemadaman berlangsung hingga tujuh jam lebih.
Akibatnya warga Kuala Kurun, ibu kota Kabupaten Gunung Mas, hidup dalam kegelapan. Listrik baru menyala sekitar pukul 10.00 pagi. Menurut pengakuan sejumlah warga, pelayanan PLN setempat baru mulai prima sejak 5 Februari lalu. Tapi tiba-tiba pada 23 Februari dini hari terjadi lagi masalah kelistrikkan. Banyak warga yang memertanyakan apakah mesin pembangkit mengalami kerusakan lagi atau ada hal lain sehingga listrik kembali padam.
Operator mesin genset sewa yang berdaya 1,2 MW, Sumandi, mengatakan mesin sewa itu mengalami gangguan sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, sehingga terjadi pemadaman secara otomatis. Kejadian itu, menurutnya telah dilaporkan ke PLN Wilayah Kalselteng di Banjarmasin.
Sumandi mengaku awalnya tak tahu penyebab pastinya gangguan tersebut. Sebab, masalah tersebut sedang dianalisa oleh teknisi dari Banjarmasin. “Perbaikan menunggu hasil analisa teknisi dari Banjarmasin. Apakah teknisi yang datang langsung atau hanya memberi petunjuk jarak jauh,” ujarnya.
Sumandi yakin, mesin genset bersistem digital tesebut tidak mengalami gangguan serius dan bisa segera diatasi. Dan benar saja, setelah mendapat petunjuk dari teknisi Banjarmasin, mesin genset tersebut berhasil dipulihkan kembali sekitar pukul 10.00 Wib. Ternyata penyebabnya adalah kendornya kabel kontrol.nth

Rabu, 24 Februari 2010

Suplai Ayam Akan Diawai Ketat

KUALA KURUN, PPOST
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan melakukan pengawaan ketat terhadap unggas yang masuk ke wilayahnya, terutama ayam. Hal tersebut dilakukan guna mencegah masuk dan menyebarnya penyakit flu burung di wilayah setempat.
Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih menegaskan, pihaknya terus melakukan proteksi secara serius terhadap peredaran unggas di wilayahnya, mengingat virus H5N1 terus mengancam warga. “Saya telah mengintruksikan instansi terkait supaya melakukan pengawasan yang ketat terhadap daging unggas yang masuk,” teganya.
Menurut Hambit, guna memberi perlindungan terhadap menyebarnya virus Avian Influenza, pihaknya telah mendirikan pos pemeriksaan yang akan memeriksa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari pemasok unggas.
Sementara itu Camat Sepang, Selud, mengatakan dalam menindaklanjuti instruksi Bupati Gumas tersebut, pihak Kecamatan Sepang membuat pos unggas dengan meminjam Pos Retribusi Dinas Perhubungan sebagai tempat pemeriksaan kelengkapan bagi pemasok ayam atau unggas ke wilayah Gumas. Setiap kendaaraan pengangkut unggas diberhentikan dan diminta menunjukkan SKKH.
“Dalam melaksanakan tugas tersebut pihak kecamatan menempatkan dua orang staf dari kecamatan dan dua orang PPL yang siap melaksanakan pemeriksaan tersebut. Jika terdapat kendaraan pengangkut unggas tak memiliki SKKH, maka akan kami tolak masuk ke wilayah Gumas sampai memeroleh SKKH,” ucap Selud.nth

Gumas Cadangkan 324 Ribu Hektare Untuk PBS

PALANGKA RAYA, PPOST
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mencadangkan sekitar 324 ribu hektar lahan di wilayah itu untuk dikonversikan menjadi Perkebunan Besar Swasta (PBS). Sekitar 30 persen luas wilayah kabupaten itu boleh dimasuki investor besar, seperti perusahaan kelapa sawit.
Bupati Gumas Hambit Bintih mengatakan, pembatasan luas kawasan untuk investor itu dilakukan untuk mengakomdir pembagian alokasi kawasan lahan budidaya dengan kebutuhan masyarakat lokal. Pemerintah daerah, menilai masuknya perkebunan besar seringkali tidak banyak membantu perekonomian masyarakat lokal karena kurangnya minat masyarakat untuk bekerja di perusahaan perkebunan sawit.
“Sawit memang tidak banyak membantu masyarakat. Tapi bagaimanapun juga perlu, karena pembangunan kurang berhasil baik bila tanpa dorongan investor. Jadi alokasi lahannya kami batasi,” jelasnya.
Kabupaten Gumas tercatat memiliki luas kawasan sekitar 1,08 juta hektar yang sebagian besar diantaranya saat ini masih berupa kawasan hutan di wilayah hulu Kalteng. Sisa luas kawasan untuk budidaya lain, kata Hambit, khusus dialokasikan untuk pengembangan perkebunan inti rakyat yang digerakkan sendiri oleh masyarakat setempat, khususnya untuk perkebunan karet rakyat.
Wilayah Gunung Mas terletak di dataran tinggi selama ini dinilai yang cocok untuk perkebunan kelapa sawit, karet, maupun coklat. Kelapa dan karet merupakan tanaman perkebunan rakyat yang mudah dijumpai di setiap kecamatan di Gunung Mas. Sementara dari sumber daya hutan itu banyak dihasilkan berbagai jenis rotan yang dibudidayakan penduduk.
Kabupaten Gumas juga merupakan penghasil karet terbesar se-Kalteng. Produksi karet ini tersebar di beberapa kecamatan, terutama Rungan Hulu, Kurun, dan Tewah. Ketiga kecamatan itu cocok dijadikan klaster tanaman karet. Produk andalan perkebunan lain adalah kelapa dan kopi. Klaster kelapa cocok dibangun di Kecamatan Tewah, Kurun, dan Manuhing Raya. Sedangkan klaster kopi cocok dibangun di Kecamatan Mihing Raya, Tewah, dan Sepang.ant