Tampilkan postingan dengan label Barito Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Barito Selatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juli 2011

Golkar Pasti Dukung Fasty


PALANGKA RAYA – Partai Golkar akhirnya bulat memberikan dukungan kepada pasangan Farid Yusran/Satya Titiek Atyani Djoedir (Fasty) pada putaran kedua Pemilu Kada Kabupaten Barito Selatan pada 27 Juli mendatang.

Korban Longsor Minta Direlokasi

BUNTOK – Bencana tanah longsor di Desa Baru, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan, masih menghantui warga sekitar pinggiran Sungai Barito. Pasalnya, setelah terjadi hujan cukup lebat, tak hanya lima, melainkan sembilan rumah warga terbawa longsor.

Hardi Ajak Pers Jaga Kondusifitas Daerah

BUNTOK – Pada hari ketiga menjabat sebagai caretaker Bupati Barito Selatan, Hardi Rampay, Senin (4/7), secara khusus menggelar silaturrahmi dan jumpa pers dengan insan media di daerah setempat.

Senin, 04 Juli 2011

Pesta Miras, Amur Tega Habisi Nyawa Ferry

BUNTOK – Saat menggelar pesta minuman keras (miras), Makmur alias Amur (38) Warga Jalan Jelapat, tega menghabisi Fery Padli alias Ateng (28) dengan menghantam batok kepala korban menggunakan tukul (palu). Korban tewas di tempat saat itu juga.

Longsor di Desa Baru, 5 Rumah Hancur

BUNTOK – Ancaman longsor melanda warga yang bermukim di tepian Sungai Barito, Kabupaten Barito Selatan. Bahkan dalam dua pekan terakhir, setidaknya telah 5 rumah warga Desa Baru Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan telah ambruk dan hancur total.
Kendati tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun akibat ambruknya rumah-rumah warga yang berada di wilayah RT 1 Desa Baru itu, kerugian harta benda diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kamis, 30 Juni 2011

Hardi Rampay Caretaker Bupati Barsel

BUNTOK - Setelah sekitar sepekan tanpa ada pejabat sementara atau caretaker pasca berakhirnya jabatan Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan, H Baharudin H Lisa dan H Irawansyah pada 19 Juni lalu, akhirnya Selasa (28/6) SK Menteri Dalam Negeri tentang pengangkatan Caretaker Bupati Barsel, menunjuk Drs Hardi Rampay M.Si sebagai pejabat bupati.

Rabu, 16 Februari 2011

Waspadai Penyalahgunaan Obat di Pasaran

JENAMAS – Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (nakoba) saat ini tidak lagi hanya terbatas di wilayah perkotaan, tapi sudah merambah hingga pedesaan bahkan di pedalaman. Di pedesaan yang biasa dikonsumsi para pemakainya memang bukan jenis narkotika mahal, tapi biasa penyalahgunaan oplosan obat-obatan tertentu.

90 Persen Balonbup-Wabup Hipertensi

BUNTOK – Sejumlah 90 persen kandidat calon bupati-wakil bupati Barito Selatan ternyata penderita gejala darah tinggi (hipertensi) dengan beragam level. Hanya dua calon yang memiliki gejala normal.
Sumber PPost, kemarin, menyebutkan tes tekanan darah 14 orang yang terdiri dari tujuh pasangan calon bupati-wakil bupati itu berlangsung Senin (14/2) pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buntok. Sebelumnya, calon kontestan Pemilu Kada Barsel itu mendapat penjelasan oleh ketua tim dokter dari IDI, yakni dr Dadang Nugraha tentang prosedur tes kesehatan.

Minggu, 13 Februari 2011

Polda Siap Back Up Polres Barsel

PALANGKA RAYA – Dalam jangka waktu yang tidak begitu lama lagi, Kabupaten Barito Selatan akan melaksanakan hajatan besar pesta demokrasi. Hal tersebut tentu menjadi pusat perhatian dari pihak Kepolisian selaku penanggung jawab keamanan. Untuk itu, Kepolisian Daerah Provinsi Kalteng telah mempersiapkan personil untuk bersiaga dalam mengamankan pesta demokrasi di Barsel tersebut.

Senin, 07 Februari 2011

Kandidat Calon Bupati Polisikan Parpol

BUNTOK – Karena dinilai mengingkari perjanjian dan kontrak politik yang telah ditandatangani bersama, calon Bupati Barito Selatan, Berto Diano Lieden, melaporkan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Kabupaten Barito Selatan kepada polisi.

Jatuh Dari Tangga, Kepala Pekerja Bangunan Retak

BUNTOK – Seorang pekerja bangunan terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat terjatuh dari tangga setinggi kurang lebih 3 meter, Jumat (4/2) lalu. Korban yang bernama Ades alias Pa Kumis (47) itu mengalami retak tengkorak kepala.
Warga yang bermukim di rumah barak SPBU Jalan Pahlawan Atas KM 6, 5 Buntok, terjatuh ketika mengerjakan bangunan renovasi SPBU tersebut. Korban terjatuh saat sedang memasang baut bangunan menggunakan tangga, naas bagi korban tangga yang digunakan korban tergeser sehingga korbanpun tidak bisa menahan badannya dan akhirnya terjatuh menukik ke tanah. 

Minggu, 06 Februari 2011

10 Parpol Gabungan Usung Pasangan Suka

BUNTOK – Pasangan Suriawan Prihandi - H Sarkawi Harta Tahan  (Suka) mendaftarkan diri ikut Pemilukada ke KPU Barito Selatan (Barsel). Diarak pengurus dan partisipan partai pendukung memenuhi ruang sidang KPUD Barsel.
Pasangan itu melakukan pendaftaran perdana sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Barsel periode 2011-2016 Jumat (4/2). Tidak itu saja, bahkan puluhan kendaraan pendukung pasangan ini melakukan konvoi menuju KPUD Barsel.

Jumat, 28 Januari 2011

Pemilukada Barsel Terancam Batal

BUNTOK - Pemilukada Barito Selatan yang menurut rencana digelar pada 4 Mei 2011, terancam batal. Ada dugaan, Kepala Dinas PPKAD menghambat pencairan dana. Pihak KPU setempat pun minta yang bersangkutan dinonaktifkan.
Terkait dengan perkembangan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), situasi politik kian hari kian memanas, baik di kalangan masyarakat, para politisi dan birokrat. Banyak masalah baru bermunculan seperti di Komisi Pemilihan Umum Barsel.

Selisih Data Penduduk Dipertanyakan

BUNTOK - Terjadinya selisih pertambahan penduduk yang cukup signifikan dalam waktu relatif singkat berdasarkan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dibanding dengan data hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 maupun data pemilih pada Pemilu Gubernur/Wakil Gubernur 2010, mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Barito Selatan, James Janjam.

Selasa, 18 Januari 2011

Jarliansyah Berpeluang Dapatkan Rekom PDIP

BUNTOK, PPOST
Dari 5 nama kandidat bakal calon bupati yang akan direkomendasikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akan diusung dalam Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Barito Selatan pada tanggal 4 Mei 2011 mendatang, mulai terkuak ke permukaan pada Rakerda Khusus PDIP di Buntok, Jumat (14/1) lalu.
Dari beberapa aspirasi yang berkembang, nama H Jarliansayah kelihatannya paling diminati dan diinginkan untuk diusung partai yang berlambang kepala banteng moncong putih tersebut dalam pemilihan kepala daerah Barsel mendatang.
Hal tersebut berdasar, sebab H Jarliansyah telah teruji pada saat pemilihan umum legislatip beberapa waktu lalu, berhasil memenangkan suara di dapil Barsel satu yaitu Kecamatan Karau Kuala Jenamas dan Mengkatip, yang notabene bukan basis PDIP. Seperti diketahui dalam pemilihan Gubernur dan bupati beberapa waktu lalu, di wilayah dapil satu PDIP tidak pernah menjadi pemenang sehingga nampak jelas bahwa basis PDIP di Barsel ada di wilayah Barsel 2 dan Barsel 3 atau di Kecamatan Dusun Selatan , Dusun Utara serta Gunung Bintang Awai.
“Bila memang H Jarliansyah mendapat rekomendasi partai (PDIP), maka kami yakin beliau dapat memenangkan Pemilukada Barsel. Apalagi kita ketahui beliau saat ini sangat didukung tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayah hilir atau Dapil Satu, yang diantaranya H Hatman salah seorang pengusaha sukses yang ada di Barito Selatan,” kata seorang warga.
Sementara itu saat ditemui koran ini, H Jarliansyah di kantor DPRD Barsel, saat ditanyakan mengenai pencalonan dirinya di PDIP, Jarli hanya menyerahkan sepenuhnya kepada partai, sebab ungkap dia keputusan ada pada partai.
“Bila memang saya dianggap layak dan direkomendasikan untuk ikut dalam pemilihan kepala daerah Barsel mendatang, saya akan berupaya untuk dapat memenangkan pemilihan tersebut, dan bisa membangun Barito Selatan agar lebih maju dari sekarang,” kata H Jarliansyah.
Namun demikian, niat itu tidak mungkin bisa terlaksana tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat , dan terutama pendukung dan simpatisan, serta seluruh Pengurus PDIP Baik DPP, DPD, DPC PAC dan Ranting yang ada di desa.
Disamping nama Jarliansyah, sejumlah nama juga mendapat dukungan kuat seperti HM Farid Yusran, Ketut Widhi Wirawan dan sejumlah nama lainnya.rif

Kamis, 20 Mei 2010

Perlu Keikhlasan untuk Menciptakan Ketertiban

BUNTOK,PPOST
Untuk menciptakan kondisi daerah yang aman dan tertib khususnya menjelang Pemilu Kada Provinsi Kalteng Juni mendatang, diperlukan kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mewujudkan sikap dan perilaku yang santun dalam berdemokrasi sesuai etika politik, agar tidak berdampak pada berbagai aspek kehidupan lainnya yang dapat menimbulkan kerawanan.
Demikian disampaikan Kepala Kepolisian daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah Brigjen H Damianus Jackie dalam amanat tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Barito Selatan H Irawansyah, pada Apel Gelar Pasukan di halaman kantor bupati setempat, Senin (17/5).
Disebutkan Kapolda, apel gelar pasukan merupakan representasi dari kesiapan kita, atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh masyarakat Kalteng untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran.
“Kepercayaan ini harus kita jawab dengan kesungguhan dan keikhlasan hati yang diwujudkan dengan keseriusan dalam pelaksanaan tugas pengamanan, sehingga rasa aman yang didambakan masyarakat Kalteng dapat diwujudkan,” ujarnya.
Potensi kerawanan yang timbul, lanjut Kapolda, sebagai sebuah fenomena dalam masyarakat, merupakan potensi gangguan yang harus dikelola dengan baik, agar tidak berkembang menjadi kerawanan kamtibmas yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu Kada Provinsi Kalteng Tahun 2010.
Dijelaskannya, guna mewujudkan situasi yang kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu Kada, Polda Kalteng telah menggelar Operasi Pekat Telabang 2010, dengan sasaran premanisme, kejahatan jalan, miras, judi dan Lain lain, serta telah melakukan Latihan Pra Ops Mantap Praja 2010, baik dalam menyampaikan materi maupun simulasi, sebagai wujud kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan, untuk memantapkan simulasi menjelang pelaksanaan Pemilu Kada Provinsi Kalteng tahun 2010 sebagai tahap inti.
Dalam kesempatan itu Damianus mengimbau dan mengajak semua pihak yang terkait, untuk turut serta berpartisipasi aktif, dalam upaya mewujudkan dan memelihara kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Pemilu.
“Kami mengimbau warga masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilu nanti dan turut serta berpartisipasi dalam upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan tertib.
Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu Kada Provinsi Kalteng ini diikuti oleh jajaran Polres Barsel, Kodim 1012 Buntok, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Selatan.mg14

Jumat, 19 Maret 2010

Nor Hikmah Lahir Tanpa Anus


BUNTOK, PPOST
Nasib Nor Hikmah, bayi berusia lima bulan, tak seberuntung kebanyakan bayi seusianya. Si mungil yang lahir dengan kelainan kongential tanpa anus atau anus tidak sempurna ini, justru akan menjalani pembedahan untuk kesembuhannya.
Menurut tim dokter RSU Ulin Banjarmasin, pembedahan terhadap Nor akan dilakukan bertahap dengan tiga kali pembedahan. Pembedahan akan dilakukan pada bagian usus dan anus yang mengalami penyumbatan.
Atresia Ani atau anus inperforata yang diderita Nor disebut sebagai anorektal termasuk agenesis ani. Pembiaran terhadap kelainan ini dapat muncul sebagai penyakit tersering meski kemungkinannya adalah 1 banding 5000.
Orang tua Nor, Peri (22), warga Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, sungguh berupaya untuk kesembuhan putri mereka. “Pada mulanya kami memeriksakan kelainan anak kami di Puskesmas Pembantu Kalahien. Namun kemudian kami diurujuk ke RSUD Buntok. Setelah mendapat penanganan dokter RSUD Buntok, putri kami dinyatakan mengalami Atresia Ani dan penyembuhannya dirujuk ke RSU Ulin Banjarmasin,” ujar Peri menceritakan.
Bagi Peri yang berpenghasilan pas-pasan, pembiayaan bedah secara bertahap ditambah ongkos bolak-balik Buntok-Banjarmasin tentulah teramat berat. Namun ketabahannya menghadapi kondisi putrinya tetap dia lakukan demi si buah hati dan untuk sebuah ikhtiar. ner

Listrik Menyala Hanya 1 Jam Per Hari

BUNTOK, PPOST
Persoalan kelistrikan yang masih terbatas ternyata tak hanya dikeluhkan warga di daerah perbatasan Barsel-Barut. Warga Tumpung Laung pun kini mengeluhkan pelayanan listrik di desa mereka yang menyala hanya rata-rata satu jam dalam sehari semalam.
Warga di desa itu mengaku heran dengan pelayanan listrik di daerah itu semakin hari semakin menurun. Bahkan diantara mereka ada yang mencurigai pemdaman listrik yang berlebihan sebagai penghematan BBM.
“Kalau banyak padam, kemana larinya solar. Kami tentu menaruh curiga atas manajemen kelistrikan di desa kami,” ujar B Saga, menghubungi PPost di Buntok melalui telepon seluler, Selasa (16/3).
Menurut warga Desa Tumpung Laung ini, masalah pemadaman listrik di desa mereka sudah berlangsung cukup lama. Bahkan kondisi pelayanan listrik yang semakin hari semakin menurun sempat menuai protes dari warga.
“Kita tak ingin lagi kejadian protes sempat terulang. Untuk itu pelayanan listrik harus segera terbenahi di desa kami,” ujar Saga penuh harap. ner

Distribusi Air Bersih PDAM Macet

PENDANG, PPOST
Pendistribusian air bersih PDAM Pendang Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barsel macet. Kemacetan terjadi sejak delapan hari yang lalu. Kemacetan disebabkan kerusakan pada sistem pompa. Hingga Kamis (18/3), pelanggan di daerah setempat belum dapat menikmati air bersih.
“Pompa kami mengalami kerusakan sistem kelistrikannya. Sebab, pada saat beroperasi Selasa (9/3) lalu sempat disambar petir. Akibatnya pompa rusak dan butuh perbaikan segera,” kata Kepala PAM unit IKK Pendang, Amir Mahmud.
Butuh waktu perbaikan cukup lama agar pompa Intake itu berfungsi normal. Untuk perbaikan harus dibawa ke Buntok mengingat kondisi pompa yang rusak berat.
“Kami menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat pelanggan di Pendang. Kami juga menyampaikan permintaan maaf atas terganggunya distribusi dan pelayanan air bersih,” ujar pria yang akrab disapa Amud itu. ner

Senin, 15 Maret 2010

Jembatan Kalahien Selesai Akhir Mei

KALAHIEN, PPOST
Gubernur Agustin Teras Narang SH optimis pembangunan jembatan Kalahien bisa diselesaikan akhir Mei 2010 mendatang. Optimisme tersebut diungkapkan oleh Gubernur Teras saat melakukan peninjauan terhadap pembangunan jembatan Kalahien, Jum’at (12/3) kemarin.
“Saat ini jembatan Kalahien sudah hampir tersambung, hanya sambungan bagian tengah yang panjangnya sekitar 200 meter yang belum tersambung,” ujar Teras.
Pembuatan sambungan tersebut, lanjut Gubernur, akan selesai pengerjaannya pada akhir Mei mendatang dan akan segera kita resmikan.
“Kalau akhirnya Mei ini sudah tersambung, kita akan segera resmikan penggunaannya sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Jembatan ini dibangun menggunakan APBD tingkat I sejak tahun 1998 yang lalu dengan menelan dana kurang lebih Rp198 miliar,” ungkap Gubernur.
Selain APBD I, lanjutnya lagi, pembangunan jembatan Kalahien ini juga pembiayaannya dibantu oleh APBN dan APBD II kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan.
“Dengan selesainya pembangunan jembatan Kalahien ini, maka ini akan lebih mempermudah transportasi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari daerah Barito ke Palangka Raya atau sebaliknya,” kata Teras.
Selain jembatan Kalahien, lanjut Gubernur, direncanakan jembatan Timpah juga akan selesai pengerjaannya pada akhir Maret ini. Itu berarti, empat jembatan yang menghubungkan jalur Barito ke Palangka Raya sudah rampung semua pengerjaannya.
“Dengan rampungnya seluruh jembatan tersebut, maka jalur Barito ke Palangka Raya sudah bisa dilewati masyarakat tanpa menggunakan ferry lagi,” ungkap Gubernur.mhsPembuatan sambungan tersebut, lanjut Gubernur, akan selesai pengerjaannya pada akhir Mei mendatang dan akan segera kita resmikan.
“Kalau akhirnya Mei ini sudah tersambung, kita akan segera resmikan penggunaannya sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Jembatan ini dibangun menggunakan APBD tingkat I sejak tahun 1998 yang lalu dengan menelan dana kurang lebih Rp198 miliar,” ungkap Gubernur.
Selain APBD I, lanjutnya lagi, pembangunan jembatan Kalahien ini juga pembiayaannya dibantu oleh APBN dan APBD II kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan.
“Dengan selesainya pembangunan jembatan Kalahien ini, maka ini akan lebih mempermudah transportasi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari daerah Barito ke Palangka Raya atau sebaliknya,” kata Teras.
Selain jembatan Kalahien, lanjut Gubernur, direncanakan jembatan Timpah juga akan selesai pengerjaannya pada akhir Maret ini. Itu berarti, empat jembatan yang menghubungkan jalur Barito ke Palangka Raya sudah rampung semua pengerjaannya.
“Dengan rampungnya seluruh jembatan tersebut, maka jalur Barito ke Palangka Raya sudah bisa dilewati masyarakat tanpa menggunakan ferry lagi,” ungkap Gubernur.mhs